Santet atau sihir walau bersifat metafisik, tetapi cara kerjanya juga tunduk pada hukum kesadaran.
Santet, teluh, sihir atau apapun namanya adalah energi negatif yang
mampu merusak kehidupan seseorang, berupa terkena penyakit, kehancuran
rumah tangga hingga sampai kematian.
Santet baru akan bekerja mempengaruhi anda bila :
- Anda percaya dengan kekuatan santet, jin, dll. Anda percaya bahwa
kekuatan tersebut dapat memberikan efek madhorot atau keburukan bagi
anda. Ini bisa kepercayaan pribadi ataupun kepercayaan bersama yg berada
di area Collective Consciousness. Kepercayaan anda ini merupakan pintu
masuk bagi kekuatan pengaruh santet. Sadar atau tidak, anda telah
mengizinkan santet mempengaruhi anda.
- Biasanya, sebelum santet bekerja. ada langkah pendahuluannya yg
berupa langkah-langkah psikologis teror mental. Bisa berupa lemparan
telur busuk, atau bunga, atau benda-benda mistik lainnya. Hal ini
dimaksudkan untuk menimbulkan ketakutan pd anda sehingga gerbang
kesadaran anda terbuka dan pengaruh santet bisa masuk.
- Langkah pendahuluan santet yg lain adalah, dengan menyeret anda pd
vibrasi hati yg rendah, bisa dengan mengajak anda bertengkar,
bermusuhan, dll.
LANGKAH PENCEGAHAN :
- Fokuskan diri pada kekuatan Tuhan. dan serahkan keselamatan diri
anda padaNya. Hal ini akan menaikkan vibrasi positif anda di level
spiritual.
- Yakinlah, bahwa kekuatan santet tidak akan bekerja tanpa seizin Tuhan. Maka mintalah perlindungan pada Tuhan.
- Jaga vibrasi hati & fikiran agar senantiasa positif.
- Bersikap tenang ketika ada teror lemparan benda mistik. Dan katakan bahwa itu adalah benda biasa sebagaimana benda pada umumnya.
TIPS ILMIAH
Berbagai penyelidikan pun telah banyak dilakukan ilmuwan terhadap
fenomena santet dan sejenisnya. Tentu metode penelitian para ilmuwan
agak berbeda dengan agamawan. Jika para agamawan memakai rujukan
dalil-dalil kitab suci (ayat kitabiyah), maka para ilmuwan menggunakan
ayat kauniyah (alam semesta) untuk menyelidiki santet ini.
Penyelidikan yang menggunakan ayat kauniyah tentunya harus memiliki
metode yang sifatnya ilmiah, mulai dari mencari kasus-kasus santet,
tipe-tipe santet, gejala, akibat dan sebagainya.
Lalu kemudian dilakukan berbagai eksperimen untuk penyembuhannya. Salah
satu kesimpulan / pendapat yang mengemuka adalah santet itu sebenarnya
adalah energi. Kenapa dalam kasus santet bisa masuk paku, kalajengking,
penggorengan, dan lainnya, bisa dijelaskan melalui proses materialisasi
energi.
Nah, santet dan mahluk halus itu ternyata energi yang bermuatan (-).
Bumipun ternyata memiliki muatan (-). Dalam hukum C Coulomb dikatakan
bahwa muatan yang senama akan saling tolak menolak dan muatan yang tidak
senama justru akan tarik menarik.
Rumusnya :
- F = K * ((Q1*Q2)/R^2)
- F = gaya tarik menarik
- K = Konstanta
- Q1, Q2 = muatan
- R = jarak
Nah karena demit alias mahluk halus dan bumi itu sama-sama bermuatan (-) makanya para demit itu tidaklah menyentuh bumi.
Orang tua jaman dulu juga sering mengingatkan jika bicara dengan orang
yang tidak dikenal pada malam hari maka lihatlah apakah kakinya menapak
ke bumi atau tidak. Jika tidak, maka ia berarti golongan mahluk halus.
Begitu juga dengan santet yang ternyata bermuatan (-), maka secara
fisika bisa ditanggulangi atau ditangkal dengan hukum C Coulomb ini.
Disini kita tidak membahas metode melawan santet dengan zikir karena
sudah banyak dibahas tapi kita akan mencoba menawarkan alternatif
lainnya yang bisa bersifat “standalone” (untuk non muslim) maupun
digabungkan dengan zikir (untuk muslim).
Metodenya :
1. Tidurlah di lantai yang langsung menyentuh bumi.
Boleh gunakan alas tidur asal tidak lebih dari 15 Cm. Dengan tidur di
lantai maka santet kesulitan masuk karena terhalang muatan (-) dari
bumi.
2. Menanam pohon atau tanaman yang memiliki muatan (-).
Bagi yang peka spiritual, aura tanaman ini adalah terasa “dingin”. Pohon yang memiliki muatan (-) diantaranya : dadap, pacar air, kelor, bambu kuning dll.
Tanaman sejenis ini paling tidak disukai mahluk halus. Biasanya tanaman
bermuatan (-) ini tidaklah mencengkram terlalu kuat di tanah (bumi)
dibandingkan dengan tanaman bermuatan (+)
Lain halnya dengan pohon yang memiliki muatan (+) seperti pohon asem,
beringin, belimbing, kemuning, alas randu, dll maka phohon sejenis ini
tentu akan menarik mahluk halus dan seringkali dijadikan tempat tinggal.
Hal ini dikarenakan ada gaya tarik menarik antara pohon (+) dan mahluk halus (-) sesuai hukum C Coulomb.
Terlepas dari berhasil atau tidaknya cara-cara di atas, semuanya pasti
akan kembali bergantung pada Kekuasaan Tuhan Sang Pencipta.
Cara yang paling ampuh untuk menangkal segala hal buruk yang ada di
sekeliling kita adalah tetap berserah dan mendekatkan diri kepada-Nya
sembari mengharapkan perlindungan-Nya.
Semoga Bermanfa'at...
Sumber : Kaskus.us